Strategi Peningkatan Peran Widyaiswara Dalam Mewujudkan ASN Adaptif
Abstract
Perkembangan teknologi informasi di era revolusi industri 4.0 menuntut Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menjadi adaptif, inovatif, dan berdaya saing global. Core value ASN “BerAKHLAK” yang diluncurkan Presiden Joko Widodo menegaskan pentingnya nilai adaptif dalam menghadapi perubahan. Widyaiswara, sebagai pendidik dan pelatih ASN, memiliki peran strategis dalam membentuk kompetensi, kapasitas, serta karakter ASN agar mampu menyesuaikan diri dengan dinamika teknologi dan kebutuhan pelayanan publik modern. Namun, peran ini menghadapi tantangan, diantaranya dominasi widyaiswara generasi baby boomers dengan keterbatasan literasi digital, kesenjangan generasi dengan ASN muda, serta keterbatasan infrastruktur pelatihan. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun strategi dan langkah-langkah peningkatan peran widyaiswara dalam mewujudkan ASN adaptif. Hasil menunjukkan bahwa strategi kunci widyaiswara dalam mewujudkan nilai dasar (core value) ASN adaptif adalah berani berpikir konstruktif, keluar dari zona nyaman, cepat menyesuaikan diri menghadapi perubahan, terus berinovasi dan mengembangkan kreativitas, bertindak proaktif dan kolaboratif dalam peran strategisnya. Langkah-langkah yang dapat dilakukan yaitu penyusunan desain program pelatihan khusus, metode pembelajaran yang efektif, mengintegrasikan nilai-nilai adaptif dalam kurikulum pelatihan, konseling peserta, pengembangan materi pembelajaran inovatif, kolaborasi dan pertukaran pengetahuan, dan evaluasi dan pemantauan peatihan dalam mewujudkan core value ASN adaptif. Dengan menerapkan strategi tersebut, widyaiswara dapat berperan sebagai agen perubahan yang memperkuat budaya adaptif ASN dalam mewujudkan birokrasi berkelas dunia

