Pengaruh Tingkat Literasi dan Pendidikan Terhadap Tingkat Kemiskinan di Indonesia, serta Implikasi Peran Widyaiswara
Abstract
Kemiskinan masih menjadi salah satu masalah utama di Indonesia yang harus ditindaklanjuti. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk memperoleh bukti secara empiris pengaruh tingkat literasi dan pendidikan terhadap tingkat kemiskinan di Indonesia serta studi literatur implikasi peran Widyaiswara terhadap pengaruh tersebut. Tingkat Kemiskinan diukur dengan Persentase Penduduk Miskin yang dipublikasikan oleh Badan Pusat Statistik Republik Indonesia (BPS), sedangkan Tingkat Literasi dan Pendidikan diukur dengan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) yang dipublikasikan Perpustakaan Nasional, Indeks Literasi Digital (ILD) yang dipublikasikan Kementerian Komunikasi dan Informasi Republik Indonesia, dan Rerata Lama Sekolah (RLS) yang dipublikasikan BPS. Uji hipotesis yang digunakan adalah model regresi data panel dengan Weighted-Least Squares (WLS) terhadap sampel 34 provinsi di Indonesia selama tahun 2020 hingga tahun 2022. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa tingkat literasi yang diukur dengan IPLM dan pendidikan berpengaruh secara signifikan terhadap tingkat kemiskinan di Indonesia. Sementara itu, tingkat literasi yang diukur dengan ILD tidak terbukti berpengaruh secara signifikan terhadap tingkat kemiskinan di Indonesia. Selain itu, peran Widyaiswara menjadi salah satu faktor pendukung dalam penurunan upaya tingkat kemiskinan.

