Pengaruh Kompetensi Widyaiswara Terhadap Motivasi Belajar Peserta Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis unsur-unsur kompetensi widyaiswara, dan (2) mengetahui seberapa besar pengaruh kompetensi widyaiswara terhadap motivasi belajar peserta orientasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif untuk mengetahui seberapa besar pengaruh kompetensi widyaiswara terhadap motivasi belajar peserta orientasi. Pengumpulan data dilakukan selama delapan bulan, yang dimulai pada bulan Februari sampai dengan September 2024 di Pekanbaru. Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 370 orang yang dipilih dengan menggunakan teknik simple random sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode triangulasi yaitu: kuesioner, observasi, dan wawancara. Analisis data menggunakan metode regresi linier sederhana, untuk mengetahui seberapa besar pengaruh kompetensi widyaiswara terhadap motivasi belajar peserta pelatihan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berusia 40-50 tahun (54%), memiliki masa kerja 10-20 tahun (76%), berpendidikan sarjana (97%), dan memiliki sertifikat pelatihan sebanyak 10-20 (56%). Penelitian ini menemukan urutan unsur-unsur kompetensi widyaiswara yang berpengaruh terhadap motivasi belajar peserta yaitu: kepribadian, penguasaan substansi, penguasaan metode pembelajaran, kompetensi komunikasi, pengelolaan kelas, penguasaan media pembelajaran, dan penampilan. Berdasarkan hasil analisis data diketahui bahwa nilai R square kompetensi widyaiswara terhadap motivasi belajar adalah 0,673, artinya kompetensi widyaiswara memiliki pengaruh sebesar 67,3% terhadap motivasi belajar peserta orientasi. Nilai koefisien regresi adalah 0,82 dan nilai sig. 0,000 yang artinya kompetensi widyaiswara berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi belajar peserta

