Analisis Pengaruh Persepsi Ketercukupan Waktu Pelatihan pada Program Pelatihan Jarak Jauh di Kementerian Keuangan

  • Junaidi Kementerian Keuangan
  • M Arif Kementerian Keuangan
Keywords: pelatihan jarak jauh, kepuasan peserta, ketercukupan waktu, PJJ, analisis faktor

Abstract

Penelitian ini mengkaji isu strategis dalam penyelenggaraan pelatihan jarak jauh (PJJ) di lingkungan Kementerian Keuangan, khususnya terkait persepsi ketercukupan waktu pelatihan yang berpotensi menurunkan kepuasan dan efektivitas pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh persepsi ketercukupan waktu terhadap tingkat kepuasan peserta, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi terbentuknya persepsi tersebut. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis statistik deskriptif, korelasi, dan regresi linear berbasis data sekunder dari evaluasi 25 program PJJ tahun 2023. Data meliputi dimensi kepuasan umum, relevansi materi, kualitas fasilitator, serta penilaian ketercukupan waktu. Uji beda berpasangan dan pengujian model regresi dilakukan untuk menilai hubungan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan adanya gap signifikan antara harapan dan kenyataan ketercukupan waktu (4,52 vs 4,15; t≈10,43; p<0,001). Persepsi ketercukupan waktu berhubungan kuat dengan kepuasan, tercermin dalam korelasi dengan indikator “rekomendasi kepada orang lain” (r≈0,71). Faktor utama yang memengaruhi persepsi ini adalah kemudahan memahami materi (r≈0,77; p≈0,049), kesesuaian metode pembelajaran, serta alokasi waktu untuk tugas/ujian. Sebaliknya, konteks kerja seperti status WFO/WFH dan penugasan kantor terbukti menjadi hambatan eksternal yang mempersempit persepsi waktu. Kesimpulannya, persepsi ketercukupan waktu bukan sekadar persoalan durasi, melainkan hasil interaksi antara desain pedagogis, pengaturan metode, serta dukungan lingkungan kerja. Temuan ini memberikan implikasi praktis bahwa strategi peningkatan kualitas PJJ lebih efektif diarahkan pada perbaikan rancangan instruksional dan manajemen konteks kerja daripada sekadar menambah jam pelatihan.

Published
2026-01-05