Studi Komparatif Metode Full Online, MOOC + Online, dan Blended Learning (Online + Klasikal) dalam Meningkatkan Hasil Belajar Life Skills Kesehatan Jiwa Anak dan Remaja Tahun 2024

  • A.A Istri Agung Trisnawati Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Mataram
  • IGAR Astarini Kementerian Kesehatan
  • Suad Kementerian Kesehatan
  • Agustina Catur Kementerian Kesehatan
  • Arif Rahmat Kurnia Kementerian Kesehatan
  • Risa Kementerian Kesehatan
Keywords: Blended Learning, Keterampilan Hidup, Kesehatan Jiwa Anak dan Remaja, Metode Pembelajaran, Pelatihan

Abstract

Keberhasilan sebuah pelatihan sangat ditentukan oleh ketepatan metode pembelajaran yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan efektivitas tiga metode berbeda dalam meningkatkan hasil belajar pada Pelatihan Pencegahan dan Pengendalian Masalah Kesehatan Jiwa Anak dan Remaja melalui keterampilan kecakapan hidup (life skills). Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan jumlah sampel 90 peserta pelatihan yang berasal dari tiga wilayah kerja Balai Pelatihan Kesehatan. Hasil menunjukkan bahwa rata-rata nilai post-test pada pelatihan full online adalah 81,5, blended learning berbasis MOOC dilanjutkan dengan daring sebesar 83,4, dan blended learning yang memadukan pembelajaran daring dan tatap muka mencapai 90. Data ini menunjukkan bahwa blended learning, khususnya kombinasi daring dan klasikal, lebih efektif dalam meningkatkan hasil belajar. Keberagaman metode pembelajaran, meliputi diskusi kelompok, studi kasus, simulasi, dan role play, terbukti mampu meningkatkan partisipasi aktif peserta, memperdalam pemahaman konsep, serta mengembangkan keterampilan praktis yang relevan dengan upaya preventif dan pengendalian masalah kesehatan jiwa anak dan remaja. Temuan penelitian ini menegaskan pentingnya penerapan metode pembelajaran yang variatif, adaptif, dan kontekstual dalam program pelatihan keterampilan kecakapan hidup, sehingga dapat mendukung keberhasilan proses pembelajaran sekaligus meningkatkan kompetensi peserta pelatihan secara berkelanjutan

Published
2026-01-05