Efektifitas Desain Pembelajaran POD pada Latfung Widyaiswara 2023: Analisis Korelasi & Regresi terhadap Campaian Kompetensi ASN Adaptif
Abstract
Pengembangan kompetensi digital menuju SMART ASN merupakan tuntutan strategis di era industri 4.0 dan society 5.0, terutama setelah ditetapkannya Perpres No. 82 Tahun 2023 tentang percepatan digitalisasi birokrasi. Hasil survei Indeks BerAKHLAK ASN 2023 menegaskan rendahnya skor adaptif (38,9%), menunjukkan perlunya strategi pembelajaran inovatif untuk membentuk ASN yang tangguh menghadapi disrupsi. Dalam konteks ini, Widyaiswara berperan penting sebagai fasilitator sekaligus penjamin mutu pelatihan. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas desain Pembelajaran Orang Dewasa (POD) dalam Pelatihan Fungsional Widyaiswara Pengangkatan Pertama 2023, serta mengidentifikasi tantangan Widyaiswara dalam mengembangkan desain pembelajaran inovatif. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif campuran dengan analisis korelasi Pearson dan regresi linear. Data primer diperoleh dari 30 peserta melalui self-assessment, peer review, produk video, dan benchmark kelompok.Hasil penelitian menunjukkan bahwa evaluasi mandiri memiliki korelasi paling kuat dengan capaian total (r=0,80), diikuti penerapan video fasilitasi (r=0,75) serta storytelling dan story writing berbasis RTL Canva. Analisis regresi mengonfirmasi bahwa lama waktu dari CPNS ke Latfung (β=2,00; p<0,01) dan jenis kelamin laki-laki (β=10,00; p<0,01) berpengaruh signifikan terhadap keterampilan, sementara usia tidak signifikan. Kesimpulannya, kombinasi strategi reflektif, praktis, dan kolaboratif efektif meningkatkan kompetensi adaptif Widyaiswara. Kontribusi penelitian ini adalah memberikan bukti empiris mengenai efektivitas komponen desain pembelajaran POD, serta menawarkan rekomendasi praktis untuk mendukung pengembangan keterampilan khususnya bagi peserta perempuan, sekaligus membuka ruang bagi penelitian lanjutan dengan desain quasi-eksperimental dan evaluasi dampak jangka panjang

