Strategi Pengembangan Literasi Ekoteologi di Lembaga Pendidikan dan Pelatihan
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi pengembangan literasi ekoteologi di lembaga pendidikan dan pelatihan, dengan titik fokus pada Balai Diklat Keagamaan Makassar serta MTs. Al Faidzun Kabupaten Bone. Latar belakang penelitian didasari oleh urgensi integrasi kesadaran ekologis ke dalam pendidikan berbasis keagamaan, seiring meningkatnya kompleksitas krisis lingkungan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus ganda. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen, kemudian diolah dengan teknik analisis tematik melalui tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil kajian memperlihatkan bahwa Balai Diklat Keagamaan Makassar berperan dalam memperkuat kompetensi guru melalui pelatihan literasi ekoteologi berbasis kurikulum dan modul terstruktur. Adapun MTs. Al Faidzun menerapkan literasi ekoteologi melalui praktik nyata di lingkungan madrasah, seperti gerakan penghijauan, pengelolaan bank sampah, serta pengintegrasian nilai-nilai keagamaan dalam kegiatan pembelajaran. Kedua pendekatan ini saling melengkapi: strategi top-down dari lembaga pelatihan memberi guru pemahaman konseptual, sementara strategi bottom-up di madrasah menumbuhkan kesadaran ekologis siswa lewat pembiasaan dan keteladanan. Penelitian ini menegaskan bahwa literasi ekoteologi bukan sekadar wacana, tetapi dapat diimplementasikan secara nyata dalam pendidikan apabila didukung kurikulum, sarana, dan kebijakan yang memadai. Secara praktis, penelitian ini merekomendasikan pentingnya sinergi antara lembaga pelatihan, madrasah, pemerintah, dan masyarakat untuk mengembangkan literasi ekoteologi yang berkesinambungan. Penelitian lanjutan diharapkan dapat melibatkan lebih banyak lembaga agar diperoleh model implementasi yang lebih komprehensif.

