Transformasi Kompetensi Widyaiswara SDA Berbasis Digital untuk Mendukung Energi Bersih dan Ketahanan Pangan

  • Yosi Darmawan Arifianto Balai Pengembangan Kompetensi PU Wilayah VI
Keywords: digitalisasi, energi bersih, ketahanan pangan, kompetensi widyaiswara, sumber daya air

Abstract

Transformasi digital dalam pengelolaan sumber daya air (SDA) merupakan kebutuhan mendesak di tengah krisis air, perubahan iklim, serta meningkatnya tuntutan terhadap ketahanan pangan dan energi bersih. Dalam konteks tersebut, widyaiswara berperan strategis sebagai fasilitator pembelajaran teknis aparatur sipil negara (ASN), namun masih banyak yang memiliki keterbatasan dalam penguasaan teknologi digital serta integrasi pembelajaran berbasis data lintas sektor. Penelitian ini bertujuan menganalisis kebutuhan dan strategi transformasi kompetensi widyaiswara SDA guna mendukung agenda pembangunan berkelanjutan. Metode penelitian menggunakan kajian pustaka yang mencakup telaah kebijakan nasional, studi empiris, dan praktik baik pengembangan kapasitas di sektor air. Hasil kajian menunjukkan bahwa transformasi kompetensi perlu diarahkan pada tiga aspek utama: (1) penguatan literasi digital, khususnya dalam penggunaan perangkat lunak teknis seperti GIS dan pemodelan hidrologi; (2) pengembangan metode pembelajaran inovatif berbasis platform digital dan pendekatan interaktif; serta (3) peningkatan pemahaman keterkaitan sektor air–pangan–energi. Model kurikulum modular dan roadmap lima tahun (2025–2029) disusun sebagai panduan implementasi, mulai dari pelatihan, evaluasi, hingga replikasi nasional. Transformasi ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kapasitas widyaiswara dalam merancang pelatihan teknis yang relevan dan mutakhir, tetapi juga memperkuat kontribusi ASN dalam pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) pada sektor air, energi, dan pangan. Diperlukan komitmen kelembagaan dan kolaborasi multipihak untuk memastikan keberhasilan agenda transformasi ini.

Published
2026-01-05