Transformasi Digital Dalam Mendorong Pembangunan Pembangunan Berkelanjutan: Suatu Kajian Systematic Literature Review
Abstract
Transformasi digital telah menjadi katalis utama dalam perubahan pembangunan global, namun keterkaitannya dengan pembangunan berkelanjutan (SDGs) masih dipahami secara parsial. Sebagian besar literatur menekankan aspek teknis atau konteks negara maju, sementara integrasi dimensi ekonomi, sosial, dan lingkungan di negara berkembang masih jarang dieksplorasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis kontribusi transformasi digital terhadap pembangunan berkelanjutan secara multidimensi serta mengidentifikasi kesenjangan penelitian yang ada. Kajian dilakukan menggunakan pendekatan systematic literature review (SLR) dengan menganalisis 5.210 artikel dari lima basis data utama (ScienceDirect, Google Scholar, Lens.org, Publish or Perish, dan Emerald Insight). Hasil kajian menunjukkan bahwa transformasi digital: (1) meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan inovasi ekonomi (SDG 8, SDG 9), meski berpotensi memperdalam ketimpangan jika distribusi manfaat tidak merata; (2) memperluas inklusi sosial dan transparansi tata kelola (SDG 10, SDG 16), walaupun masih menghadapi tantangan literasi digital dan kesenjangan infrastruktur; serta (3) mendukung pengelolaan lingkungan melalui green IT dan analitik data untuk mitigasi perubahan iklim (SDG 12, SDG 13), tetapi menimbulkan risiko limbah elektronik dan konsumsi energi pusat data. Transformasi digital berkontribusi signifikan pada tiga dimensi pembangunan berkelanjutan: ekonomi, sosial, dan lingkungan, serta memerlukan sinergi multi-aktor, pendekatan lintas disiplin, serta kebijakan yang berpihak pada keberlanjutan. Dengan demikian, digitalisasi dapat menjadi katalis bagi terciptanya masa depan yang lebih berdaya saing, berkeadilan, dan ramah lingkungan.

