Analisis Pengembangan Kompetensi ASN melalui Pembelajaran Mandiri Merdeka Bangkom pada BPSDM Provinsi Sulawesi Tengah
Main Article Content
Abstract
Perkembangan lingkungan strategis dan transformasi digital menuntut percepatan pengembangan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat efektivitas pelaksanaan Sistem Pembelajaran Mandiri Merdeka Bangkom berbasis Learning Management System (LMS) SINERGI, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat, serta menganalisis kontribusinya terhadap implementasi ASN Corporate University (CorpU) di BPSDM Provinsi Sulawesi Tengah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif-kualitatif dengan pendekatan survei. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner elektronik Google Form terhadap 177 responden yang terdiri atas 117 ASN peserta pembelajaran, 50 mentor/atasan langsung, dan 10 kontributor modul. Pengukuran efektivitas menggunakan Skala Likert lima tingkat (1–5). Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas gabungan pelaksanaan Merdeka Bangkom berada pada kategori Efektif dengan skor rata-rata 4,10. Persepsi ASN peserta berada pada kategori Sangat Efektif (4,28), mentor/atasan langsung pada kategori Efektif (3,97), dan kontributor modul pada kategori Efektif (4,05). Faktor pendukung utama meliputi regulasi yang kuat, efisiensi anggaran, fleksibilitas akses LMS, dan keberagaman 5 fitur utama Merdeka Bangkom. Faktor penghambat utama mencakup kendala teknis akses jaringan/sistem, keselarasan materi dengan kebutuhan spesifik unit kerja yang belum optimal, potensi risiko ketiadaan pengawasan langsung (joki), serta sosialisasi yang belum merata ke seluruh populasi ASN. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Merdeka Bangkom memberikan kontribusi strategis sebagai akselerator pencapaian target jam pelajaran (JP) ASN dan kesiapan elemen teknologi serta sistem pembelajaran dalam kerangka ASN CorpU.
The development of the strategic environment and digital transformation demands the acceleration of the competency development of State Civil Apparatus (ASN). This study aims to analyze the effectiveness of the implementation of the Independent Learning System Merdeka Bangkom based on the Learning Management System (LMS) SINERGI, identify supporting and inhibiting factors, and analyze its contribution to the implementation of ASN Corporate University (CorpU) in the BPSDM of Central Sulawesi Province. This study uses a descriptive quantitative-qualitative method with a survey approach. Data collection was conducted through an electronic Google Form questionnaire with 177 respondents consisting of 117 ASN learning participants, 50 mentors/direct superiors, and 10 module contributors. Effectiveness was measured using a five-level Likert Scale (1–5). The results showed that the combined effectiveness of the implementation of Merdeka Bangkom was in the Effective category with an average score of 4.10. The perception of ASN participants was in the Very Effective category (4.28), mentors/direct superiors in the Effective category (3.97), and module contributors in the Effective category (4.05). The main supporting factors include strong regulations, budget efficiency, flexibility in LMS access, and the diversity of the 5 main features of Merdeka Bangkom. The main inhibiting factors include technical constraints in network/system access, suboptimal alignment of materials with specific work unit needs, the potential risk of lack of direct supervision (jockeys), and uneven socialization across the ASN population. This study concludes that Merdeka Bangkom provides a strategic contribution as an accelerator for achieving ASN learning hour (JP) targets and the readiness of technology elements and learning systems within the ASN CorpU framework.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan naskahnya pada jurnal ini setuju dengan beberapa hal berikut ini:
- Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak publikasi pertama pada jurnal ini dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Creative Commons Attribution License yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan memberikan pengakuan kepengarangan publikasi awal pada jurnal ini.
- Penulis dapat mengadakan perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan mencatumkan sumber publikasi awal pada jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (misalnya dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman naskah pada jurnal ini, karena hal itu dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan.
References
Atikah, M. N., Setiawan, D., & Haryati, S. (2020). Pengembangan Corporate University (CU) di instansi pemerintah: Sebuah kajian literatur. Jurnal Manajemen dan Kebijakan Publik, 7(2), 233-252.
De Porter, B., & Hernacki, M. (1992). Quantum Learning: Membiasakan Belajar Nyaman dan Menyenangkan (Terjemahan Alwiyah Abdurrahman). Bandung: Penerbit Kaifa.
Esih, & Rudiana. (2023). Efektivitas pengembangan kompetensi ASN melalui Sista Praja oleh BPSDM Provinsi Jawa Barat Tahun 2021-2022: Studi pada Pelatihan PBJP Level-1. Jurnal Kebijakan Publik, 14(1), 45-58.
Keputusan Kepala Lembaga Administrasi Negara Nomor 306/K.1/HKM.02.2/2024 tentang Pedoman Penyelenggaraan Sistem Pembelajaran Pengembangan Kompetensi Secara Terintegrasi (Corporate University) pada Tingkat Instansi.
Maulana, A. (2024). Strategi pengembangan kompetensi PNS melalui budaya belajar mandiri dan berkelanjutan di Pemerintah Kota Tangerang. Jurnal Ilmu Pemerintahan, 9(1), 15-29.
Peraturan Lembaga Administrasi Negara Nomor 6 Tahun 2023 tentang Sistem Pembelajaran Pengembangan Kompetensi Secara Terintegrasi.
Puspitha, D., Mardjuni, S., & Chahyono, S. (2024). Pengembangan kompetensi terhadap peningkatan kinerja melalui efektivitas kerja ASN di PPSDM Regional Makassar. Indonesian Journal of Business and Management, 3(1), 45-61.
Sujimat, D. A. (2000). Penulisan karya ilmiah. Makalah disampaikan pada pelatihan penelitian bagi guru SLTP Negeri Sidoarjo (Tidak diterbitkan).
Suparno. (2000). Langkah-langkah penulisan artikel ilmiah. Dalam A. Saukah & M.G. Waseso (Eds.), Menulis Artikel untuk Jurnal Ilmiah. Malang: UM Press.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2023 Nomor 215.
UNESA. (2000). Pedoman Penulisan Artikel Jurnal. Surabaya: Lembaga Penelitian Universitas Negeri Surabaya.
Wahab, A., & Lestari, L. A. (1999). Menulis Karya Ilmiah. Surabaya: Airlangga University Press.
Winardi, G. (2002). Panduan Mempersiapkan Tulisan Ilmiah. Bandung: Akatiga.