Transformasi Peran Widyaiswara dalam Implementasi Corporate University untuk Penguatan Manajemen Talenta ASN (Studi Kasus di Kementerian Perhubungan)
Main Article Content
Abstract
Kementerian Perhubungan menghadapi tantangan pengembangan kompetensi ASN yang masif, spesifik, berisiko tinggi, dan tersebar secara geografis. Pendekatan pelatihan klasikal yang dominan belum sepenuhnya mampu menjawab kebutuhan organisasi sekaligus menyediakan data kompetensi yang berkelanjutan untuk manajemen talenta. Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik kebutuhan kompetensi, strategi pembelajaran Corporate University (CorpU), serta merumuskan transformasi peran Widyaiswara untuk mendukung manajemen talenta ASN. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus tunggal di Kementerian Perhubungan. Data diperoleh melalui studi dokumentasi, wawancara mendalam, dan focus group discussion dengan pemilihan informan secara purposive. Analisis dilakukan melalui reduksi data, coding, penyajian data, penarikan kesimpulan, serta gap analysis dan triangulasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengembangan kompetensi perlu bergeser dari supply-driven menjadi demand-driven melalui integrated learning 70:20:10 yang memadukan experiential, social, dan formal learning. Ekosistem digital memungkinkan pembelajaran melekat pada pekerjaan sekaligus menghasilkan rekam jejak kompetensi yang dapat digunakan untuk memperkuat pemetaan talenta. Model yang dirumuskan mereposisi Widyaiswara menjadi Learning Architect, Talent Scout & Analyst, dan Knowledge Management Facilitator. Transformasi tersebut menempatkan Widyaiswara sebagai aktor strategis yang menghubungkan pembelajaran, pengembangan kompetensi, manajemen pengetahuan, dan rencana suksesi berbasis sistem merit. Model ini diharapkan memperkuat kapasitas organisasi dan mendukung penyediaan SDM transportasi yang adaptif terhadap tuntutan keselamatan, keamanan, dan perubahan teknologi.
The Ministry of Transportation faces large-scale, specialized, high-risk, and geographically dispersed competency-development challenges. Conventional classroom training is not fully adaptive to organizational needs and does not continuously provide competency evidence for talent management. This study aims to analyze competency needs, examine the Corporate University (CorpU) learning strategy, and formulate a transformation model for Widyaiswara roles in strengthening civil-servant talent management. A qualitative single-case-study design was employed at the Ministry of Transportation. Data were collected through document analysis, in-depth interviews, and focus group discussions using purposive sampling. Analysis involved data reduction, coding, data display, conclusion verification, gap analysis, and triangulation. The findings indicate a shift from supply-driven training toward demand-driven integrated learning through a 70:20:10 model combining experiential, social, and formal learning. A digital learning ecosystem can embed learning in the workplace while generating competency evidence to strengthen talent mapping. The proposed model repositions Widyaiswara as Learning Architects, Talent Scouts & Analysts, and Knowledge Management Facilitators. This transformation places Widyaiswara as strategic actors connecting learning, competency development, knowledge management, and merit-based succession planning, supporting an adaptive transportation workforce.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan naskahnya pada jurnal ini setuju dengan beberapa hal berikut ini:
- Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak publikasi pertama pada jurnal ini dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Creative Commons Attribution License yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan memberikan pengakuan kepengarangan publikasi awal pada jurnal ini.
- Penulis dapat mengadakan perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan mencatumkan sumber publikasi awal pada jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (misalnya dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman naskah pada jurnal ini, karena hal itu dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan.
References
Dealtry, R. (2000). Strategic Corporate Universities: Designing for the 21st century. Journal of Workplace Learning, 12(4), 137–145. https://doi.org/10.1108/13665620010332764
Dewi, R. K. (2023). Implementasi Manajemen Talenta Dalam Pengembangan Kepemimpinan Berkinerja Tinggi Di Pemerintah Daerah. Jurnal Kebijakan dan Manajemen Publik, 11(1), 45–60.
Han et al. (2024) Corporate University as a Strategic Learning Model: Integrating Knowledge Management and Lifelong Learning.
Kurniati, E. (2022). Transformasi Peran Widyaiswara Pada Lembaga Pengawasan Dalam Ekosistem Corporate University. Jurnal Diklat Aparatur, 6(2), 89–104.
Lembaga Administrasi Negara. (2019). Panduan Teknis Pengembangan Komparatif Corporate University di Sektor Publik. LAN RI.
Maryam (2024). Konseptualisasi Corporate University dalam Pengembangan Kompetensi Aparatur Sipil Negara: Tantangan dan Prospek.
Oktura, & Sinambela. (2024/2025). Implementasi Corporate University dalam Meningkatkan Efektivitas Pengembangan Kompetensi Aparatur Sipil Negara. Jurnal Manajemen Pelatihan dan Kebijakan Publik/Jurnal Ilmu Administrasi.
Peraturan Lembaga Administrasi Negara Nomor 6 Tahun 2023 tentang Sistem Pembelajaran Pengembangan Kompetensi secara Terintegrasi (Corporate University).
Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 18 Tahun 2024 tentang Jabatan Fungsional di Bidang Pengembangan Kapasitas dan Pembelajaran ASN.
Prasetyawati, A., Harefa, S., & Fuadah, N. (2025). Tantangan Integrasi Manajemen Talenta di Sektor Publik: Studi Literatur Sistematis. Jurnal Administrasi Publik, 16(1), 23–38.
Prince, C., & Stewart, J. (2002). Corporate Universities: An International Journal? Journal of Workplace Learning, 14(1/2), 11–19. https://doi.org/10.1108/13665620210411804
Rademakers, M. (2005). Corporate Universities: Driving Force of Knowledge Innovation. Journal of Workplace Learning, 17(3), 130–145. https://doi.org/10.1108/13665620510587425
Rademakers, M. (2005). Corporate Universities: Driving Force of Knowledge Innovation. Journal of Workplace Learning, 17(3), 130–145. https://doi.org/10.1108/13665620510587425
Roringkon, F., & Silitonga, D. (2025). Kesiapan dan Strategi Implementasi Corporate University di Kementerian Perhubungan. Jurnal Bina Praja, 17(1), 75–88. https://doi.org/10.21787/jbp.17.2025.75-88
Sultan, M. (2022). Kolaborasi Pemangku Kepentingan Dalam Penyelenggaraan Corporate University Berbasis Kompetensi ASN. Jurnal Manajemen Komunikasi, 7(2), 112–126.
Sumanti. (2025). Transformasi Pengembangan Kompetensi ASN melalui Pendekatan Corporate University dalam Mendukung Manajemen Talenta. Jurnal Manajemen Pelatihan dan Kebijakan Publik/Jurnal Ilmu Administrasi Negara.
Suryani, T., & Stiawati, T. (2023). Urgensi Manajemen Talenta Dalam Transformasi Organisasi Publik dan Reformasi Birokrasi. Jurnal Ilmiah Administrasi Negara, 19(3), 201–215.