Peran Widyaiswara dalam Penguatan Profil Pelajar Pancasila melalui Pelatihan Kesadaran Multikultural
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Program Pelatihan Kesadaran Multikultural dalam penguatan Profil Pelajar Pancasila serta mengkaji peran strategis widyaiswara dalam proses tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain embedded, dengan data kualitatif sebagai data utama dan data kuantitatif sebagai data pendukung. Subjek penelitian meliputi guru, siswa, dan widyaiswara yang terlibat dalam program pelatihan. Data dikumpulkan melalui pre-test dan post-test, observasi pelaksanaan pelatihan dan pembelajaran, wawancara mendalam, serta dokumentasi perangkat pembelajaran dan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Data kuantitatif dianalisis menggunakan statistik deskriptif untuk melihat perubahan pemahaman peserta sebelum dan sesudah pelatihan, sedangkan data kualitatif dianalisis melalui reduksi data, pengkodean, kategorisasi tema, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai keterkaitan kesadaran multikultural dengan nilai Profil Pelajar Pancasila setelah pelatihan. Secara kualitatif, terjadi pergeseran pemahaman guru dari pendekatan tekstual dalam pengajaran nilai Pancasila menuju pendekatan yang lebih reflektif, kontekstual, dan berbasis praktik keberagaman. Guru mulai mengintegrasikan keberagaman budaya dalam pembelajaran, merancang proyek P5 berbasis keberagaman, serta menginisiasi aktivitas yang mendukung budaya sekolah inklusif. Pada siswa, perubahan terlihat dalam peningkatan keterbukaan terhadap perspektif berbeda, kemampuan bekerja sama lintas kelompok, dan kecenderungan menyelesaikan perbedaan melalui dialog. Widyaiswara berperan sebagai fasilitator integrasi nilai, pengembang kompetensi profesional guru, mediator transformasi praktik pembelajaran, dan penguat budaya sekolah inklusif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pelatihan kesadaran multikultural yang reflektif, kontekstual, dan berbasis praktik berpotensi memperkuat Profil Pelajar Pancasila melalui transformasi kompetensi guru dan budaya pembelajaran di sekolah.
This study aims to analyze the implementation of a Multicultural Awareness Training Program in strengthening the Pancasila Student Profile and to examine the strategic role of widyaiswara in this process. The study employed a mixed-methods approach using an embedded design, with qualitative data serving as the primary source and quantitative data as supporting evidence. The research participants included teachers, students, and widyaiswara involved in the training program. Data were collected through pre-tests and post-tests, observations of training and classroom activities, in-depth interviews, and documentation of learning materials and the Project for Strengthening the Pancasila Student Profile (P5). Quantitative data were analyzed using descriptive statistics to identify changes in participants’ understanding before and after the training, while qualitative data were analyzed through data reduction, coding, thematic categorization, data display, and conclusion drawing, supported by source and methodological triangulation. The findings indicate an improvement in participants’ understanding of the relationship between multicultural awareness and the dimensions of the Pancasila Student Profile following the training. Qualitative findings further reveal a shift among teachers from a predominantly textual approach to teaching Pancasila values toward a more reflective, contextual, and practice-oriented approach to diversity. Teachers began integrating cultural diversity into classroom learning, designing diversity-based P5 projects, and initiating activities that promoted an inclusive school culture. Among students, changes were reflected in greater openness to different perspectives, improved collaboration across groups, and a stronger tendency to address differences through dialogue. Widyaiswara played strategic roles as facilitators of value integration, developers of teachers’ professional competencies, mediators of pedagogical transformation, and promoters of an inclusive school culture. The study concludes that reflective, contextual, and practice-based multicultural awareness training has the potential to strengthen the Pancasila Student Profile through the transformation of teachers’ competencies and learning culture in schools.
References
Abadi, D., Hıdayah, N., & Wahyuni, F. (2024). Pendekatan multikultural dalam layanan bimbingan konseling guna penguatan Profil Pelajar Pancasila dimensi berkebhinekaan global. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 8(2), 867–879. https://doi.org/10.31316/gcouns.v8i2.5722
Abdillah, F. (2023). Peran kompetensi sosial guru dalam pelaksanaan proyek penguatan Profil Pelajar Pancasila di SD Muhammadiyah 1 Menganti Gresik. Ibtidaiyyah: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 2(3), 208–215. https://doi.org/10.18860/ijpgmi.v2i3.3265
Alim, J., Hermita, N., Putra, Z., Erlisnawati, E., Puspitasari, E., & Sulastio, A. (2024). Pemberdayaan guru sebagai penguatan keterampilan profesional dalam program pembuatan modul proyek berbasis kearifan lokal Melayu Siak. Journal of Community Engagement Research for Sustainability, 4(1), 10–17. https://doi.org/10.31258/cers.4.1.10-17
Astuti, A., Ni’mah, N., & Setyawan, D. (2024). Pelatihan penyusunan modul Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dalam Kurikulum Merdeka. Bijaksana: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(2), 17–21. https://doi.org/10.33084/bijaksana.v1i2.6400
Budiman, M., Listyarini, I., Wardana, M., & Ismanto, H. (2024). Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila di SDN Kalicari 01 Kota Semarang. Wawasan Pendidikan, 4(1), 1–8. https://doi.org/10.26877/wp.v4i1.16456
Budiono, A., Yahya, S., Siyono, S., Pratiwi, D., & Ginting, R. (2023). Pelatihan mendesain proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) bagi komite pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka. Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(1), 410. https://doi.org/10.20527/btjpm.v5i1.7672
Damanik, S., Hasibuan, S., Ibrahim, I., Nasution, U., & Damanik, S. (2025). Pendampingan pengembangan modul ajar proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila pada guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan sekolah menengah pertama Kota Medan. Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(2), 328–336. https://doi.org/10.55081/jbpkm.v5i2.3610
Fahrudin, M., & Patmisari, P. (2023). Proyek kewirausahaan, kearifan lokal, rekayasa dan teknologi dalam penguatan Profil Pelajar Pancasila. Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti, 10(4), 940–953. https://doi.org/10.38048/jipcb.v10i4.2282
Hamriani, H., & Sudirman, S. (2023). Implementasi Kurikulum Merdeka dalam penguatan Profil Pelajar Pancasila di SDN 213 Lagoci. Jurnal PGSD Unipol, 1(2), 108–118. https://doi.org/10.57093/jpgsdunipol.v1i2.17
Lestari, T., Saylendra, N., & Nugraha, Y. (2023). Strategi meningkatkan kesadaran moral peserta didik melalui Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila. DeCive, 3(8), 265–271. https://doi.org/10.56393/decive.v3i8.1781
Rudiawan, R., & Asmaroini, A. (2022). Peran guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dalam penguatan Profil Pelajar Pancasila di sekolah. Edupedia, 6(1), 55–63. https://doi.org/10.24269/ed.v6i1.1332
S., A., Fitri, A., & Simbolon, P. (2023). Pelatihan penyusunan modul ajar P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila). Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Jotika, 2(2), 42–45. https://doi.org/10.56445/jppmj.v2i2.85
Saputro, A. (2024). Implementasi proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila sebagai upaya penguatan karakter peserta didik di SMP Negeri 1 Wonosari. Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial, 4(8), 5. https://doi.org/10.17977/um063v4i8p5
Setiawati, R., & Rosyidah, H. (2023). Pendampingan penguatan pendidikan karakter sebagai upaya mewujudkan Profil Pelajar Pancasila di SMA Muhammadiyah 2 Kota Magelang. Losari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(2), 111–115. https://doi.org/10.53860/losari.v5i2.163
Solichah, I., & Susilawati, S. (2023). Strategi implementasi proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila di MTs Almarif 01 Singosarimalang. Jurnal Manajemen Pendidikan Dasar, Menengah dan Tinggi (JMP-DMT), 4(3). https://doi.org/10.30596/jmp-dmt.v4i3.15162
Copyright (c) 2026 Jurnal Widyaiswara Indonesia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan naskahnya pada jurnal ini setuju dengan beberapa hal berikut ini:
- Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak publikasi pertama pada jurnal ini dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Creative Commons Attribution License yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan memberikan pengakuan kepengarangan publikasi awal pada jurnal ini.
- Penulis dapat mengadakan perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan mencatumkan sumber publikasi awal pada jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (misalnya dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman naskah pada jurnal ini, karena hal itu dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan.




