Pembaruan Materi Pembelajaran Pembuatan Mocaf pada Pelatihan Pengolahan Hasil Ubi Kayu di BPP Lampung

  • Maryani Balai Pelatihan Pertanian Lampung
Keywords: Pembuatan mocaf, pelatihan, ubi kayu, Lampung

Abstract

Pelatihan pengolahan ubi kayu pernah dilaksanakan namun materi pembelajaran pembuatan mocaf yang diberikan kepada peserta ternyata belum optimal karena kualitas mocaf yang dihasilkan belum seperti yang diharapkan.  Materi dengan tahapan pembuatan mocaf biasa diterapkan pada jenis ubi kayu manis dan belum pernah diterapkan pada jenis ubi kayu UJ-5.  Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan materi pembelajaran pembuatan mocaf yang baru dan tepat khususnya tahapan pembuatan mocaf dengan bahan baku varietas UJ-5 dengan diawali mendapatkan tahapan pembuatan mocaf terbaik dengan bahan baku ubi kayu varietas UJ-5 yang dapat digunakan sebagai acuan pembaruan materi pembelajaran pada pengolahan hasil ubi kayu.  Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (R&D) dengan menganalisis secara statistik hasil penelitian kemudan diuraikan dalam bentuk pengembangan. Hasil penelitian ini adalah materi pembelajaran pembuatan mocaf yang baru dan tepat khususnya tahapan pembuatan mocaf dengan bahan baku varietas UJ-5 adalah adanya penambahan materi pembelajaran berupa lama fermentasi menjadi 16 jam berdasarkan pada hasil kajian yang dilakukan yaitu tahapan terbaik dengan bahan baku Variteas UJ-5 adalah selama 16 jam dan perlakuan pembilasan dengan deskripsi warna putih dan aroma berbau normal.

References

Bariqi, M. D. (2018). Pelatihan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia. Jurnal Studi Manajemen dan Bisnis (JSMB). 5(2) : 64-69.

Baseng. (2016). Pendidikan dan Pelatihan Kewidyaiswaraan Jenjang Tinggi : Inovasi Sistem Diklat. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara.

Daryanto dan Bintoro. 2014. Manajemen Diklat. Yogyakarta: Gava Media.

Hanafi. (2017). Konsep Penelitian R&D Dalam Bidang Pendidikan. Jurnal Kajian Keiislaman: Saintifika Islamica, 4(2) : 129-150.

Hasibuan, M. (2005). Manajemen SDM. Edisi Revisi, Cetakan Ke Tujuh. Jakarta: Bumi Aksara.

Jassin, E. & Nurlaylah. (2018). Pengembangan Pengembangan Industri Mocaf (Modified Cassava Flour) Untuk Peningkatan Ekonomi Masyarakat Di Kecamatan Mangarabombang Kabupaten Takalar. Jurnal Dinamika Pengabdian, 4(1).

Mahadi, I., & Darmawati, A. (2016). Pengaruh Lama Fermentasi Terhadap Kualitas Susu Tempe Bubuk Sebagai Pengembangan LKM (Lembar Kerja Mahasiswa) Materi Bioteknologi Pangan. Jurnal Biogenesis, 13(1): 1-10.

Mardiyono. (2020). Penetapan Kadar Asam Sianida Pada Talas (Colocasia esculenta) dengan Variasi Waktu Perendaman Secara Argentometri. Jurnal Analis Farmasi, 5(1) : 30-37.

Marpaung, J. L., Romels, C. A., Lumintang., & Sutrisno, A. (2017). Penerapan Metode Anova Untuk Analisis Sifat Mekanik Komposit Serabut Kelapa. Jurnal Poros Teknik Mesin Unsrat, 6(2).

Maryani. (2019). Pembuatan Mocaf pada Pelatihan Pengolahan Hasil Ubi Kayu. Bandar Lampung: BPP Lampung.

Misgiyarta, S., & Suyanti. (2009). Tepung Kasava Bimo Kian Prospektif. Warta Penelitian dan Pengembangan Pertanian, 31(4): 1–4.

Mukmin. (2004). Desain Pembelajaran. Yogyakarta: Program Pasca Sarjana UNY. Pp 47.

Pratiwi, I. D. (2013). Pengaruh Subsitusi Tepung Kulit Singkong Terhadap Kualitas Muffin. Food Science and Culinary Education Journal, 2(1).

Rogers, E. M. (1983). The Diffusion of Innovations. 3 rd ed. New York: The Free Press.

Rosmiati, M., Maulani, R. R., & Dwiartama, A. (2018). Efisiensi Usaha Dan Nilai Tambah Pengolahan Ubi Kayu Menjadi Modified Cassava Flour (Mocaf) Pada Kelompok Wanita Tani Medal Asri, Desa Sukawangi Kecamatan Pamulihan Kabupaten Sumedang. Jurnal Sosioteknologi, 17(1).

Ruriani, E., Nafi, A., Yulianti, L. D., & Subagio, A. (2013). Identifikasi Potensi MOCAF (Modified Cassava Flour) sebagai Bahan Pensubstitusi Teknis Terigu pada Industri Kecil dan Menengah di Jawa Timur. Pangan, 22(3): 229-240.

Setiarto, H. B., & Widhyastuti, N. (2016). Pengaruh Fermentasi Bakteri Asam Laktat Terhadap Sifat Fisikokimia Tepung Gadung Modifikasi (Dioscorea hispida). Jurnal Litbang Industri, 6(1): 61-72.

Setiawati, E., Utomo, S. D., Nurmauli, D., & Sunyoto. (2021). Deskripsi Dan Daya Hasil 19 Klon Ubi Kayu (Manihot Esculenta Crantz) Di Kebun Percobaan Unila, Natar, Lampung Selatan. Jurnal Agrotek Tropika, 9(1) : 121-128.

Sipahelut, S. G. (2019). Kajian Penerimaan Konsumen terhadap Marmalade Pala dengan Variasi Konsentrasi Agar-Agar. Jurnal Agribisnis Perikanan, 12(2) : 203-208.

Tribaditia, R. (2016). Penentuan Nilai Optimasi Dari Karakteristik Organoleptik Aroma Dan Rasa Produk Teh Rambut Jagung Dengan Penambahan Jeruk Nipis Dan Madu. Jurnal Agroscience, 6(1).

Wulandari, F., Nazarudin., & Meegiratul, A. (2021). Pengaruh Jenis Bakteri Asam Laktat dan Lama Fermentasi Terhadap Mutu Fisik, Kimia, Organoleptik dan Mikrobiologi Tepung Mocaf. Prosiding Saintek LPPM Universitas Mataram. Vol 3.

Yani, A. V., & Akbar, M. (2018). Pembuatan Tepung Mocaf (Modified Cassava Flour) dengan Berbagai Varietas Ubi Kayu dan Lama Fermentasi. Jurnal Edible, 7(1) : 40-48.

Yasa, I. W. S., Zaini, M. A., & Hadi, A. (2016). Mutu Roti Berbahan Dasar Mocaf : “Formulasi dan Metode Pembuatan Adonan”. Jurnal Ilmu dan Teknologi Pangan (Pro Food), 2(2).

Yuliana, N., Nurdjanah, S., Sugiharto, R., & Amethy, D. (2014). Effect of Spontaneous Lactic Acid Fermentation On Psysico-Chemical Properties Of Sweet Potato Flour. Microbiology Indonesia. 8(1):1-8

Yustisia, R. (2013). Pengaruh Penambahan Telur Terhadap Kadar Protein, Serat,Tingkat Kekenyalan dan Penerimaan Mie Basah BEBAS Gluten Berbahan Baku Tepung Komposit (Tepung Komposit: Tepung Mocaf, Tapoika dan Maizena). Journal of Nutrition College, 2 (4): 697-703.

Published
2022-03-18
How to Cite
Maryani. (2022). Pembaruan Materi Pembelajaran Pembuatan Mocaf pada Pelatihan Pengolahan Hasil Ubi Kayu di BPP Lampung. Jurnal Widyaiswara Indonesia , 3(1), 13-22. Retrieved from http://ejournal.iwi.or.id/ojs/index.php/iwi/article/view/128
Section
Artikel Orasi Ilmiah